Kreteria Penerima Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Dipertanyakan Ketua APKLI NTB

  • Share

Mataram NTB – Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) NTB Muhammad Abdul Majid yang di dampingi Wakilnya dan Ketua APKLI Kota Mataram mendatangi Polda NTB, Selasa (26/10).

 

Kedatangan perwakilan Asosiasi Pedagang Kaki Lima NTB tersebut bermaksud mempertanyakan dan mendengar secara langsung terkait kreteria penerima Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima yang disalurkan melalui TNI Polri akibat pemberlakuan PPKM Level IV beberapa waktu lalu di Kota Mataram.

 

Melalui Dit Binmas Polda NTB kedatangan pengurus APKLI di terima langsung oleh Dir Binmas Polda NTB Dessy Ismail, SIK, Kasat Binmas Polresta Mataram Kompol Tauhid,SH serta Kasi Keu Polresta Mataram Bripka Dani Ramdani,SE.

 

Menurut ketua APKLI Muhammad Abdul Majid bahwa ada 860 anggota nya yang berada di Kota mataram,  namun baru sekitar 30 persen dari jumlah anggota nya yang telah menerima BT-PKLW yang disalurkan TNI Polri tersebut.

 

“Kedatangan kami hanya ingin penjelasan terkait penyaluran dana tunai akibat kompensasi PPKM yang telah disalurkan oleh TNI Polri, karena ada sebagian besar anggota kami yang tidak pernah menerima bantuan tunai tersebut,” ungkap Majid.

 

Setelah mendengar penjelasan dari pihak kepolyisian selaku yang di amanahkan Pemerintah dalam penyaluran BT-PKLW, ketua APKLI NTB beserta perwakilan memahami penjelasan yang disampaikan. Namun pihaknya tetap berharap kepada Polri agar sisa anggota yang belum menerima tersebut dapat diakomodir bila ada bantuan tunai pada tahap berikutnya.

 

“Kami menyadari bahwa proses penyaluran BT-PKLW untuk tahap ini telah rampung 100% di kerjakan oleh Polresta Mataram dengan melaui proses verifikasi data yang sudah sesuai,  namun kami berharap atas nama anggota kami yang belum menerima sesuai data yang telah kami sampaikan itu agar bisa di fasilitasi untuk mendapatkan bantuan tunai bila ada tahap berikutnya ataupun bantuan tunai lainnnya,” tutup Majid.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *